
Siswa SD Negeri 29 Banda Aceh bernama Ghaizan Labib kelas V-B kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang diselenggarakan oleh Disdikbud Kota Banda Aceh tahun 2026. Ghaizan berhasil meraih Juara 1 pada kategori pencak silat putra setelah tampil gemilang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya selama pertandingan berlangsung. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus bukti kerja keras siswa dalam mengembangkan bakat di bidang
Siswa SD Negeri 29 Banda Aceh bernama Ghaizan Labib kelas V-B kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang diselenggarakan oleh Disdikbud Kota Banda Aceh tahun 2026. Ghaizan berhasil meraih Juara 1 pada kategori pencak silat putra setelah tampil gemilang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya selama pertandingan berlangsung. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus bukti kerja keras siswa dalam mengembangkan bakat di bidang olahraga.
Keberhasilan ini juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah, guru, dan orang tua yang terus memberikan dukungan penuh kepada para siswa dalam berbagai kegiatan kompetisi. Ajang O2SN sendiri menjadi wadah penting bagi peserta didik untuk menyalurkan potensi, meningkatkan sportivitas, serta mengharumkan nama sekolah di tingkat daerah. Dengan capaian tersebut, diharapkan siswa-siswi lain dari SD Negeri 29 Banda Aceh semakin termotivasi untuk terus berprestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Prestasi yang diraih siswa SD Negeri 29 Banda Aceh pada cabang pencak silat putra O2SN 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di lingkungan sekolah dasar terus berkembang dengan baik. Ketekunan dalam latihan serta semangat pantang menyerah yang dimiliki siswa menjadi faktor utama keberhasilannya meraih posisi tertinggi dalam kompetisi tersebut. Penampilan yang disiplin dan penuh percaya diri selama pertandingan mampu menarik perhatian para juri dan penonton yang hadir.
Pihak sekolah berharap keberhasilan ini dapat menjadi langkah awal untuk meraih prestasi pada tingkat yang lebih tinggi di masa mendatang. Selain membawa nama baik sekolah, kemenangan tersebut juga menunjukkan bahwa generasi muda Banda Aceh memiliki potensi besar dalam melestarikan olahraga tradisional seperti pencak silat. Dukungan dari guru pembina, keluarga, dan teman-teman sekolah menjadi motivasi penting bagi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan dan semangat berkompetisi secara sehat.