
Partisipasi SDN 29 Banda Aceh dalam karnaval tahun ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan seni dan budaya, tetapi juga menjadi sarana edukatif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini. Para guru dan orang tua turut mendampingi dan memberikan semangat kepada para peserta, menjadikan momen ini sebagai pengalaman berharga bagi anak-anak. Di akhir pawai, rombongan SDN 29 mendapat banyak apresiasi dari masyarakat karena tampilan mereka yang rapi, kreatif, dan sarat makna kebang
Pada perayaan HUT ke‑80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kota Banda Aceh digemparkan oleh meriahnya Pawai Budaya yang berlangsung pada tanggal Senin, 18 Agustus 2025. Acara ini digelar oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dan dilepas langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Lebih dari empat ribu peserta dari sekolah dasar hingga menengah turut meramaikan karnaval, berjalan dari Stadion Harapan Bangsa di Lhong Raya sepanjang rute sejauh sekitar empat kilometer hingga finis di kawasan eks Hotel Aceh (Taman Sari).prokopim.bandaacehkota.go.id
Tema pawai tahun ini sangat beragam dan sarat makna: “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Acara tersebut menyuguhkan sepuluh tema utama seperti Bhinneka Tunggal Ika, Pendidikan, Religi, Kesehatan, Pariwisata, hingga Lingkungan Hidup. Rangkaian tema ini menambah nilai estetis sekaligus edukatif, sekaligus menjadi representasi luas semangat nasionalisme dan keberagaman budaya Indonesia.prokopim.bandaacehkota.go.id
Wali Kota Illiza menyoroti bahwa pawai budaya bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air terhadap generasi muda serta menjaga warisan budaya agar tak luntur dalam derasnya modernisasi. Ia menegaskan bahwa melalui perayaan seperti ini, semangat persatuan bangsa dan pemeliharaan tradisi dapat terus terpelihara.
Siswa-siswi SD Negeri 29 Banda Aceh tampil penuh semangat dalam Pawai Budaya Karnaval HUT ke-80 Republik Indonesia yang diselenggarakan di Kota Banda Aceh pada 18 Agustus 2025. Dengan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, para murid berhasil memukau penonton di sepanjang rute pawai. Mereka membawa tema “Keberagaman Budaya, Kekuatan Bangsa”, yang menggambarkan betapa pentingnya persatuan di tengah perbedaan. Anak-anak berjalan dengan tertib dan percaya diri, menunjukkan kekayaan budaya Nusantara melalui pakaian, tarian, dan aksesoris tradisional yang dipersiapkan dengan penuh kreativitas.
Partisipasi SDN 29 Banda Aceh dalam karnaval tahun ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan seni dan budaya, tetapi juga menjadi sarana edukatif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini. Para guru dan orang tua turut mendampingi dan memberikan semangat kepada para peserta, menjadikan momen ini sebagai pengalaman berharga bagi anak-anak. Di akhir pawai, rombongan SDN 29 mendapat banyak apresiasi dari masyarakat karena tampilan mereka yang rapi, kreatif, dan sarat makna kebangsaan. Kebersamaan dan antusiasme seluruh peserta menunjukkan semangat kemerdekaan yang hidup dalam jiwa generasi muda.